Alamat, Harga Tiket, Review serta Lokasi Wisata Taman Sari Yogyakarta via Google Maps

Alamat, Harga Tiket, Review serta Lokasi Wisata Taman Sari Yogyakarta via Google Maps

Alamat, Harga Tiket, Review serta Lokasi Wisata Taman Sari Yogyakarta via Google Maps

Ajar
nulis.com-Alamat, Harga Tiket, Review serta Lokasi Wisata Taman Sari Yogyakarta via Google Maps
-Halo Sobat Traveller, banyak orang yang mencari informasi tentang sejarah taman sari yogyakarta, misteri taman sari yogyakarta, tiket masuk taman sari yogyakarta, mitos taman sari jogja, kampung wisata taman sari, tiket masuk taman sari jogja, denah taman sari jogja, fakta taman sari dan sebagainya. Untuk itu berikut ini saya bagikan informasi tentang Alamat, Harga Tiket, Review serta Lokasi Wisata Taman Sari Yogyakarta via Google Maps, semoga bermanfaat.

Peta Lokasi :




Alamat : Wisata Taman Sari, Taman, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133

Telepon : 0817-265-343

Jam Buka : 09.00 WIB s/d 15.00 WIB

Harga Tiket : 

Lokal : Rp 5000
Mancanegara : Rp15.000
Kamera : Rp 3000

Review : 

Simak komentar orang-orang yang pernah ke sana :

Risna Nna
Local Guide

★★★★★  Pertama kali masuk, takjub saya dengan desain arsitekturnya. Selalu suka dengan bangunan-bangunan tua sarat sejarah. Didampingi dengan pemandu yang sabar dan baik hati semakin melengkapi cerita perjalanan...eh tapi katanya sih, jangan terlalu percaya dengan informasi yang dibagikan oleh pemandu kadang mereka suka melebihkan, itu menurut informasi yang saya baca-baca ya, kebenarannya wallahu'alam.
.
Taman sari ini arsitekturnya memang indah ya, gak kebayang indahnya zaman dulu ketika masih banyak taman bunga di area tersebut. Sekarang saja walaupun sekitarnya sudah jadi perkampungan tetap indah menurut saya. Oiya info dari pak pemandu, perkampungan di sekitar Taman Sari ini banyak dihuni oleh para abdi dalem keraton.
.
Tiket masuknya murah sekali, untuk wisatawan lokal Rp. 5.000 saja perorangnya, dan wisatawan mancanegara Rp.15.000. Bawa kamera tambah Rp. 3.000. Tersedia pemandu di pintu masuk yang siap menjelaskan sejarah dari Taman Sari ini. Pemandu ini juga dengan senang hati membantu kita mengambil gambar...untuk fee pemandu bayar seikhlasnya. Tapi benaran ini saya tanya langsung ke Bapak yang menjaga pintu masuk, beliau bilang "bayar seikhlasnya". Rp. 30.000 s/d Rp. 50.000 sesuailah menurut saya. Saran saya buat yang baru pertama kali kesini lebih baik menggunakan jasa pemandu, karena akan banyak informasi yang kalian dapat.
.
Tiket yang diterima diloket awal masuk, simpan baik-baik karena nantinya akan diperlihatkan kembali ketika memasuki terowongan bawa tanah menuju sumur gemuling.
.
Oiya waktu itu saya juga sempat diajak ke galeri lukisan yang masih di sekitar area Taman Sari oleh pemandu saya. Di depan galeri tersebut, bapak pemandu melihatkan saya peta Taman Sari zaman dulu yang masih asli. Kemudian kami memasuki galeri lukisan yang menurut informasi dari pemandu, lukisan-lukisan ini hasil karya anak dari abdi dalem Keraton. Di dalam galeri ini, lukisan dijual dengan harga yang murah, kisaran harga ratusan ribu dibawah satu juta, tersedia kaligrafi juga. Di dalam galeri terbatas untuk mengambil gambar, mungkin terkait hak cipta kali ya.
.
Tips klo kesini, gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman...siapkan kacamata atau topi,

muhdeni kurniawan22
Local Guide 

★★★★★  Ini tempat wisata yang berada dikomplek kraton.   Konon dahulu digunakan sebagai tempat pemandian pemaisuri..  Pada zaman perang digunakan sebagai tempat persembunyian akhir..  Harga tiket 1 orang 5000 kalau bawa kamera tambah 3000. Tempat ini cukup hit jadi ada beberapa spot klu mau foto harus antri.. Tempat bagus cuman sayang kolamnya dibiarkan berlumut jarang dibersihkan..  Tempat ini berada ditempat kawasan padat penduduk. Awal kita beli tiket, setelah itu kita akan dapat tiket.  Jangan lupa ya tiketnya yang sudah dibeli harus selalu dibawa.  Karena kita akan jalan kespot trowongan bawah tanah dan disana kemudian diminta untuk menunjukkan tiket yang sudah kita beli, kemudian tiket akan dirobek oleh penjaga dan kita bisa masuk.  Kalau hari libur tempat ini lumayan rame.  Disini kita bisa mesan tourguide untuk menjelaskan cerita cerita mengenai tempat itu.

Yunita Anggraini
Local Guide 

★★★★★  Taman Sari memiliki beberapa situs yang terpisah dengan bangunan utama, maka jelajahilah semuanya, dan jangan malu bertanya pada warga sekitar, atau bila ada rezeki seikhlasnya bisa juga menggunakan guide yang banyak berada di sana. Saat sabtu dan minggu area sangat ramai, dan lebih baik datang ke sini saat pagi hari, sebelum siang karena siang hari akan terasa panas sekali dan berdebu. Apabila menggunakan kamera dikenakan biaya tambahan 2rb, dan tiket masuk normal domestik 5rb. Oh iya, simpan selalu tiketnya karena saat ke beberapa situs lainnya, tiket akan diminta. Bagian yang paling saya senangi dari area ini adalah tirta, taman yang ada di halaman depan, dan tangga lima. Suka sekali berkunjung ke Taman Sari

Far Choinice
Local Guide 

★★★★★  Tempatnya mudah dicapai... mudah dicari... harga juga murah meriah...
Tempat dengan situs budaya.... di tengah perkampungan yang juga menjunjung budaya....
Tempat wisata yang asri dan cukup sejuk....

Kalau takut nyasar bisa sewa jasa tour guide yang katanya dibayar seikhlasnya... tpi aku nggak pake jasanya... sebenernya enak klo pake jasanya... bisa minta tolong difotoin...

Tempatnya agak mbulet dan jalan naik turun tangga..
 Sampe spot fotonya harus antri panjang dan lamaaaa... jadi kudu sabar.... 3x ke sini dan baru yg terakhir kali bisa nemu tempat foto yang super antrinya tapi puas ama angle nya....

Aisyah Dzakiyyah
Local Guide 

★★★★★  Tempat rekreasi yang bagus, apalagi untuk belajar sejarah dan hunting foto. Dekat dengan keraton dan Malioboro. Disini emang kampung wisata, jadi warga yang disini banyak yang jual kaos, pernak-pernik, juga makanan. Disini luas banget, karena dulunya kompleks raja gitu kalo gak salah, jadi kalo mau ke spot yang satu dari spot yg lain harus lewatin gang2 di kampung ini. Buat yang bingung, bisa sewa pemandu wisata dan tentunya bayar.

Masuk kesini bayar 5000, aksesnya bisa naik kendaraan pribadi, online ataupun becak

Risna Tri Muharommah
Local Guide 

★★★★★  Kesini saat weekend dan ramenya minta ampun. Banyak turis juga pada dateng. Biaya masuknya murah meriah, 3000 kalo gak salah. Dan waktu itu aku bawa kamera mirroles, jadi ada biaya tambahan 4.000 (lupa).
Ini wisata sejarah sih, tentang tempat pemandian pangeran dan permaisuri gitu. Dilain sisi, tempat ini bener" memanjakan kita yang suka hunting foto dengan nuansa tradisionalnya.
Didepan taman sari banyak banget jajanan, jadi gausah takut kelaperan abis muter" ya hehe.
Kelebihan lain lagi, tempatnya super duper bersih!! Jadi please, jangan ada yang kotorin tempatnya yaa.

Alvenintha
Local Guide 

★★★★★  Bagus. Bangunannya asli membuat kita menilik lagi ke masa lalu. Disediakannya guide tour juga mempermudah kita karna beliau semua menjelaskan tiap2 bagian dengan cerita-cerita nya. Tempat ini luas sekali bisa2 habis waktu seharian untuk full mengelilinginya. Banyak spot foto yang menarik tapi kadang memang harus pintar2 ambil angle karna tempat ini cukup ramai pengunjung (takut hasil foto bocor)

Nur Haniah
Local Guide 

★★★★★  Tiket masuk murah. Tempat parkir luas. Terdiri dari beberapa objek. Tersedia guide. Disarankan menggunakan guide karena letak nya di perkampungan dan bisa membuat anda bingung. Ketika anda masuk dan mendapatkan tiket, jangan buang tiketnya karena saat anda akan memasuki areal masjid bawah tanah akan dicek lagi. Instagramable dan penuh sejarah. Cocok untuk prewed

Dyah Purnama
Local Guide 

★★★★★  Tempat wisata yg bagus dengan harga tiket yg murah, untuk tiket domestik hanya 5k dan turis asing 15k, kalau mau lebih belajar tentang sejarah tempat ini bisa sewa guide disini dengan biaya seikhlasnya kisaran 40-100k persekali guiding, nanti bisa diantar sampai ke masjid bawah tanah, karena kalau tidak pakai guide akan kesusahan mencari masjid bawah tanahnya, karena sekarang sudah banyak rumah rumah penduduk

herdy origami

★★★★★  Kampung wisata taman sari merupakan salah satu wisata edukasi ( pendidikan sejarah kraton yogyakarta ), yang termasuk murah, 5.000,00/ orang,untuk wisatawan domestik. Bangun utama taman sari adalah, Pemandian, Pulo Kenanga dan Sumur Gumuling.
Selain yang tersebut diatas, bisa juga belajar membatik atau membeli batik. Ada jg oleh oleh kaos dan batik lukis. Disediakan juga pemandu wisata, bila kita ingin pemandu untuk menerangkan sejarah Taman Sari

Sudarnoo
Local Guide 

★★★★★  saran saya kalau kesini minta temanin sama guide nya biar dijelasin sejarahnya, cari guide yang ada name tag nya. guide nya gratis tpi kalau mau kasih tip juga bagus

Fajrul Falah
Local Guide 

★★★★★  Berada ditengah keramaian kota jogja,tempat ini mudsh ditemukan dan sangat terjangkau dengam akses publik. Banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke tempat wisata taman sari ini. Selain sebagai bangunan sejarah yang telah lama , tempat ini juga banyak digunakan sebagai spot foto yang instagramable bagi para remaja masa kini. Namun ketika weekend tempat ini ramai akan pengunjung dan turis atau wisatawan manca negara. Cuaca di tempat ini cukup panas karena berada ditengah kota dan jarang pepohonan. Sangat disarankan bagi yang tidak ingin menjadi hitam kulitnya karena terik matahari untuk menggunakan topi dan pakaian panjang tipis.

Isniati Mardiyah
Local Guide 

★★★★★  Masuknya cuma bayar Rp5.000,- saja yaa kalo ngga salah. Tempatnya yang terlihat legendaris tidak membuat saya bosan 3 kali kesini. Karena bangunan-bangunan tua nya yang bagus buat spot foto-foto eksis hehe. Ada dapur nya yang buat masak pake kayu, gede banget yaa, corong asapnya menjulang keatas gede. Ada kolamnya airnya cukup jernih yaa. Sempat masuk ke tempat tidurnya juga. Keren deh. Cocok buat yang suka sejarah.

Rosyta Elizabeth Ellen
Local Guide 

★★★★★  Tempatnya super rame. Kalau ingin belajar sejarah tempat ini, lebih baik sewa local guide biasanya ada yang seikhlasnya sampe 50 ribuan. Tapi kalau kalian udah paham sejarahnya dan ingin jalan-jalan dan foto-foto sendiri mending gausah sewa. Then.. kalian boleh ambil foto pakai kamera, tapi dikenakan tambahan biaya 3000. Untuk tempat serame ini sih terbilang murah tiket masuknya, cuma 6000 (Juli 2018)

Thoni Sunter
Local Guide 

★★★★★  saya dah 2 kali ke tempat wisata taman sari atau biasa di sebut tempat pemandian putri dan dayang2 keraton pada massa waktu itu, tempat yg bagus, indah dan juga menarik, cukup murah untuk wisatawan lokal di banding asing, dan tempatnya bersih dan luas juga...banyak view2 untuk selfi dan photo2 pra wedding..dan terdapat pula benteng2 peninggalan raja2 majapahit..

 Suka   Bagikan
bachtiar rahmad

★★★★★  Spotnya keren... Parkir 3rb, tiket masuk cuma goceng doank... ( nanya itu foto bisa dpet spot sepi gtu gmna mas? (itu nunggu di detik2 terahir pas mau tutup, tutup kan jam 16:00 aku jam 16:05 masi asik foto didlm wkwkw udah dikunci sma tukang jaganya, alhasil minta tolong sma anak kecil lewat jendela) asli perjuangan bgt wkwkwk ngakak so hard๐Ÿ˜‚

Natasya d'amour
Local Guide 

★★★★★  Htmnya 5000/orang. Terus foto/prewet ada biayanya. Aku bawa hape, dan aku bikin vidio pake hape tp penjaganya bilang "jangan vidio, foto aja" aku gak tau knpa, apa harus bayar dlu walaupun pakai hape? Tempatnya bagus, tapi kemarin belum nemu bawah tanah nya๐Ÿ™„ bingung soalnya, sepertinya satu alur, jadi klo udah masuk ke pintu selanjutnya gak bisa balik lagi๐Ÿ˜Œsemoga selalu terjaga dan tetap bagus seperti ini, banyakain penunjuk arah dan semoga penjaganya tambah ramah๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Ayu Puspita Sari
Local Guide 

★★★★★  Taman sari dulunya adalah istana tempat pemandian keluarga keraton, ada 2 atau 3 kolam yg masih berisi air, dan sebuah bangunan mirip menara sehingga kita bisa melihat kolam dari atas. Selain kolam pemandian, ada masjid bawah tanah dan lorong bawah tanah disana. Kita bisa minta pemandu untuk diantarkan ke masjid bawah tanah dengan membayar pemandu seikhlasnya. Tutup sekitar jam 3 atau jam 4.

kunangkunang pagi

★★★★★  Tempat ini menyimpan banyak cerita sejarah. Jika ingin berkunjung ke tempat ini sebaiknya saat hari-hari biasa dan bukan hari libur besar karena disana akan sangat ramai bahkan ketika loket belum dibuka ๐Ÿ˜‚ Lebih asik menikmati tempat ini dimulai dengan berkeliling kampung sekitar (sebelum masuk tamansari) karena bangunan rumahnya masih bangunan jaman dulu. Jogja yang 'nyeni' terdapat di kampung sekitar Tamansari ini ada rumah-rumah yang menjual lukisan dan terdapat aktivitas seni yang dilakukan penduduknya.
Disini kita juga dapat menyewa guide untuk mendapatkan cerita-cerita yang akurat tentang Tamansari.

Diskur Wantoko
Local Guide 

★★★★★  Lebih baik kalau main kesini pas weekdays dan pas gak musim libur. Supaya dapat foto2 yang lebih private. Cuman aturan untuk foto sessionnya agak rancu, kalau saya bawa kamera bagus dan ajak temen yg dandan dikit sudah dianggap foto session. Padahal kalau yang namanya foto mah ya harus diarah2kan.

mas dinnu
Local Guide 

★★★★★  Saksi sejarah yang keren banget. Berjalan ke tempat ini kita seperti diajak masuk ke dimensi lain dimana saat itu pihak kerajaan bisa mandi dengan beberpa permaisuri dan selirnya. Di bagian belakang bisa mengunjungi masjid yang dulunya ada di bawah tanah laut buatan. Tempat menarik untuk di kunjungi!

NurAini BudiCahyani
Local Guide 

★★★★★  Tempat yang sangat indah beserta sejarah di dalamnya.. Tiket masuk 5000 rupiah per orang, apabila membawa kamera membayar 3000 rupiah per kamera untuk ijin foto..
Bisa pakai tour guide agar tau sejarah di taman sari ini.. water castle nya indah sekali, banyak koin yg di lempar ke dalam air..
Semoga bisa berkunjung disini lagi.. :)

Fiki Cahya Ningrum
Local Guide

★★★★★  Ke Jogja gak afdol kalau gak berkunjung ke tempat ini...

Yups Taman Sari... wisata yang hits di media sosial beberapa tahun terakhir karena ketenaran media sosial memang luar biasa. Eits perlu di garis bawahi bahwa wisata ini sudah twrkenal dari dulu bukan karena media sosial ya tapi dengan adanya media sosial lebih terkenal lagi.

Lokasi Taman sari masih terletak di kawasan keraton, ya karena dulunya lokasi ini bagian dari keraton Yogyakarta. Masuk ke lokasi wisata ini serasa kita kembali ke masa kerajaan dulu, nuansanya kental terasa, bangunan serta arsitekrurnya membuat nuansa yang berbeda di banding tempat lain. Lokasi ini "adem banget" bahasa Indonesianya dingin banget karena memang di rancang entah berapa ratus tahun yang lalu bisa dilihat dinding-dingingnya tebal sekali, kalau di bandingkan dengan dinding rumah ya beda banget lah ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Taman sari ini luas banget temen2 jadi yang pengen tahu sajarah bisa nih minta bantuan pemandu lokal "bayar se ikhlasnya tapi ya jangan parah2 banget ya temen2 kalau ngasih ✌" . Saya kesini di temanin bapak pemandu jadi berkeliling beserta di beri informasi mengenai sejarah.nya taman sari.

 Saya dan bapak menyusuri perkampungan warga saya bertanya "bapak ini mau kemana kok masuk perkampungan" si bapak menjawab "iya mbak kampung ini bagian juga dari taman sari yanh sekarang di tempati warga, nanti kita akan ke masjid lalu ke benteng" saya dan bapak melanjutkan perjalanan.

Masjid bawah tanah.nya kerwn banget, saya membayangkan bagaimana dulu shalat disana, bangunannya masih utuh kalau gak salah hanya salah satu pintu tertutup jadi kita keluar dan masuk lewat pintu yang sama. Mau ulasan selanjutnya buruan ke Taman Sari, wisata sejarah dan tempat ambil foto yang keren pokok.nya... ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Kalau ke Jogja jangan lupa ya kesini..
#nambahilmusejarah

Foto :








Selanjutnya >> Alamat, Harga Tiket, Review serta Lokasi Wisata Puncak Becici Bantul via Google Maps

Sumber : https://www.ajarnulis.com/2018/08/alamat-harga-tiket-review-serta-lokasi-wisata-puncak-becici-bantul-via-google-maps.html

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Dilarang Copy Paste artikel di blog ajarnulis tanpa Seizin Admin kecuali menyertakan link sumber aktif. Hargailah jerih payah Penulis.