Cerita Pengalaman Berbisnis Mainan Anak

Cerita Pengalaman Berbisnis Mainan Anak

Cerita Pengalaman Berbisnis Mainan Anak

Ajarnulis.com-Banyak khalayak yang mencari informasi tentang bisnis mainan anak terbaru, bisnis mainan anak sd, bisnis mainan anak edukatif, paket usaha mainan anak, usaha sewa mainan anak, usaha mainan anak pasar malam, contoh usaha permainan anak, usaha mainan anak dari kayu dan lainnya.

Membangun bisnis mainan membutuhkan perjuangan agar bisa sukses nantinya.
Ini cerita duka saya saat awal-awal memulai jualan mainan

1. Omset tak pasti

Kadang minggu ini kita bisa dapat omset ratusan ribu,
Tetapi minggu selanjutnya hanya pulang bawa uang 20rb-an..
Belum lagi bosan nungguin dagangan, dimana pembeli tak kunjung datang..
Pernah seharian buka toko, cuma dapat duit belasan ribu...
Itulah makanya, harus rutin maksa nabung berapapun omsetnya.. Karena saat kita dagang lagi benar-benar sepi, duit tabungan itu yg dipakai.

2. Tiap Hari Makan Lauknya Tempe

Kadang kalau tidak punya uang, ngutang warung, tetapi kita harus segera bayar pas dapat duit, karena kalau ngutang bayarnya ditunda-ditunda takut malah bikin rezeki kita ditahan karena menganiaya pemilik warung.
Sering juga, ada calon pembeli masuk toko, dan keluar karena dagangan kita tidak cocok dengan keinginanya.

Banyak juga barang mainan / permen yang dibuang karena rusak dimakan tikus dan berjamur.
Walaupun begitu, kami tetap huznudzon toko akan maju.
Untuk memutar mainan yg ada di toko, suami pun langsung dagang keliling.
Dagang di tk, di SD atau keliling kampung saat liburan sekolah.
Hasil dagang hanya dipakai seperlunya buat kebutuhan harian.
Sisanya semua diputar jadi barang dagangan.

Saat mulai stabil, coba nekat ikut arisan, pas dapat kocokan langsung dijadikan modal.

Semoga bermanfaat, good luck.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Dilarang Copy Paste artikel di blog ajarnulis tanpa Seizin Admin kecuali menyertakan link sumber aktif. Hargailah jerih payah Penulis.