Ingin Mengakses Layanan Test Covid Melalui Halodoc? Simak Panduan Ini

Ingin Mengakses Layanan Test Covid Melalui Halodoc? Simak Panduan Ini


Sejak awal Maret 2020 lalu, virus Covid terdeteksi masuk ke Indonesia. Hingga kini, jumlah penderita pun terus mengalami peningkatan, seiring dengan angka pasien sembuh yang juga terus meningkat. 

Pemerintah pun memberlakukan berbagai kebijakan untuk membendung persebaran virus ini. Mulai dari memperketat pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan, memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga menyiapkan rumah sakit khusus untuk rujukan. Selain itu, langkah alternatif untuk mempermudah akses test Covid-19 juga dibuat dengan menggandeng Halodoc sebagai mitra.

Prosedur Test Covid Melalui Aplikasi Halodoc

Halodoc merupakan aplikasi yang dibentuk sejak April 2016 oleh Jonathan Sudharta. Aplikasi ini dibuat untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan seperti konsultasi dengan dokter, pembelian obat, hingga tes kesehatan di rumah sakit mitra.

Terbaru, Halodoc menawarkan fasilitas layanan rapid test dan swab test dengan sejumlah rumah sakit mulai 20 April 2020 lalu. Beberapa rumah sakit di Jabodetabek dan Karawang telah tergabung sebagai mitra di antaranya RS Mitra Keluarga, RS Primaya, RS St. Carolus, RS Bina Husada Cibinong, dan RS Mayapada.

Rapid test dilakukan dengan sampel darah dan mendeteksi antibodi, sementara tes swab atau PCR menggunakan sampel cairan tubuh pada tenggorokan atau hidung. Apabila tes menunjukkan hasil reaktif, dokter akan memutuskan penanganan lebih lanjut, apakah pasien dirawat di rumah dan isolasi mandiri atau dirujuk ke rumah sakit. 

Sebaliknya, jika hasil tes non reaktif tetapi mempunyai riwayat kontak dengan penderita Covid-19 atau ada gejala ringan, maka perlu dilakukan tes ulang kira-kira 7-10 hari setelah tes pertama karena kemungkinan antibodi belum terbentuk pada saat itu. Apa pun hasil tes, baik rapid test maupun PCR harus dikonsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi. 

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes? Nah, menurut pernyataan WHO, 80 persen pasien Covid-19 tidak menunjukkan gejala yang serius dan dapat ditangani tanpa perawatan di rumah sakit. Maka, sebelum langsung datang ke rumah sakit covid test terdekat, sebaiknya Anda melakukan deteksi dini dan konsultasi online melalui Halodoc. Hal ini dapat melindungi Anda dari tertular penyakit di perjalanan atau saat berada di rumah sakit. 

Di sini, Anda bisa bertanya kepada dokter mengenai gejala yang dirasakan. Jika memang diperlukan, bisa langsung membuat janji untuk tes covid di rumah sakit rujukan. Halodoc juga menyediakan tes deteksi risiko Covid. Anda cukup menjawab pertanyaan yang diajukan seperti apakah mengalami demam, baru saja berkunjung atau menjalin kontak fisik dengan orang yang baru datang dari zona merah. Selanjutnya, Anda dapat mengetahui tingginya risiko terjangkit Covid.

Untuk test Covid menggunakan Halodoc, caranya mudah yaitu:

  1. Instal aplikasi Halodoc versi terbaru dari Play Store atau AppStore.
  2. Setelah terinstal, pilih menu Covid 19 test pada halaman awal. 
  3. Pilih lokasi rumah sakit, waktu kapan Anda ingin melakukan tes, dan pilih paket layanan seperti rapid test, PCR, atau paket termasuk pemeriksaan kesehatan yang lain.
  4. Lengkapi data diri dan unggah foto KTP atau SIM sebagai syarat administrasi. 
  5. Setelah itu, Anda akan menerima bukti pendaftaran dan pembayaran berupa notifikasi dan SMS dari Halodoc. 
  6. Pastikan Anda membawa ponsel karena notifikasi atau SMS tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pendaftaran di lokasi tes. 

Ketika datang ke rumah sakit, pastikan tetap mengikuti protokol kesehatan standar yang ditetapkan yaitu memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum masuk, dan mengikuti arahan dari petugas. Semoga petunjuk dalam artikel ini cukup membantu, terutama bagi Anda yang saat ini sedang memerlukan surat keterangan sehat atau memiliki risiko Covid-19. 

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar