Pengalamanku mengalami KPD Ketuban Pecah Dini dan Operasi Caesar atau SC

Pengalamanku mengalami KPD Ketuban Pecah Dini dan Operasi Caesar atau SC

Pengalamanku mengalami KPD Ketuban Pecah Dini dan Operasi Caesar atau SC

Pengalamanku mengalami KPD Ketuban Pecah Dini dan Operasi Caesar atau SC-Ajarnulis.com -Hai Sobat ajarnulis.com banyak orang yang mencari informasi tetang kpd berapa jam, penanganan kpd di puskesmas, kpd pdf, penyebab kpd, patofisiologi kpd, kapan kpd harus dirujuk, makalah kpd, bahaya kpd, pengalaman artis melahirkan caesar, pengalaman melahirkan caesar anak pertama, cerita saat operasi caesar, pengalaman operasi caesar, pengalaman operasi caesar kedua, pengalaman operasi caesar dengan bpjs, sakitnya operasi caesar, pengalaman setelah operasi caesar dan sebagainya. Maka kali ini saya akan membagikan Pengalamanku mengalami KPD Ketuban Pecah Dini dan Operasi Caesar atau SC yang terjadi pada kehamilanku yang kedua. Semoga bermanfaat dan semoga bisa menambah informasi dan wawasan. Berikut adalah ceritanya :

1. Waktu terjadi rembesan jam 01.57 dini hari 23 September 2018, pertama yang saya lakukan ke kamar mandi, cek keputihan atau memang ketuban rembes

2. Hati tenang tidak panik, perbanyak doa 
Saya tunggu sampai pagi mungkin rembesan selesai ternyata habis 7 pembalut masih rembes.

3. Minggu 23 September 2018 pagi jam 7, berangkat ke IGD RSUD SLEMAN YOGYAKARTA, untuk memeriksa, ternyata disana langsung dibawa ke ruang penanganan, dicek oleh perawat ternyata rembes ketuban, belum ada tanda kelahiran, ketuban sudah rembes sejak 6 jam.

4. Pertama diberi alat pendeteksi kesejahteraan bayi di kandungan: untuk melihat kesehatan jantung, gerakan bayi, akan muncul rekam detak jantung yang kemudian diprint untuk disertakan ke tindakan berikutnya.

5. Dipasang teter tempat urine,karena akan dilakukan tindakan SC, diberi suntikan untuk mengecek apa memiliki riwayat alergi sama obat dan antibiotik, bekas tersebut diberi tanda lingkaran bulpoin jika terasa gatal maka ada alergi, berikutnya di ambil darah untuk cek HIV

6. Diberi angket untuk persetujuan pemasangan KB IUD sebagai pengaman jarak kelahiran bagi yang ingin ikut program KB.

7. Pindah ke ruangan USG untuk cek dokter kandungan, untuk melihat ada tidaknya tanda melahirkan, kemudian ada dokter anastesi untuk pemberian bius sementara saat SC berlangsung, dimana diberi pengertian : di cek rongga mulut, riwayat jatuh di punggung, alergi obat, dll. Pemberitahuan jika sebelum SC diberi bius di punggung belakang.

Pemberian bius pada tulang belakang dilakukan dengan cara :

Duduk, dengan bahu pundak keadaan rilek dimana berguna untuk proses merasuknya bius ke pasien sebelum proses SC dilakukan, dan ditambah pasien posisi merangkul bantal, baru kemudian diberi semprotan alkhohol menyeluruh di punggung.

Guna bius sementara pada SC untuk mengurangi rasa saat proses berlangsung.

8. Diberikan selang oksigen, jari tangan kanan kiri dijepit alat, bahu kanan dipasang pendeteksi rekam jantung, dibimbing dokter kandungan, dokter bedah kandungan, dokter anastesi...proses SC dilakukan.

9. Setelah proses SC dilakukan, pasien sudah dijahit, kemudian dimasukkan ke ruangan untuk diberikan perlakuan cek oksigen pada tubuh pasien sudah normal/belum.

10. Pasien dipindah ke bangsal pasien perawatan.

Itulah pengalamanku mengalami KPD ketuban pecah  dini dan operasi caesar atau SC semoga bisa bermanfaat.


Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Dilarang Copy Paste artikel di blog ajarnulis tanpa Seizin Admin kecuali menyertakan link sumber aktif. Hargailah jerih payah Penulis.